Tampilkan postingan dengan label kunyit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kunyit. Tampilkan semua postingan

26 Jul 2016

Obatilah Vitiligo Sebelum Bertambah Banyak Dengan Bahan Bahan Di Dapur Hilang Seketika

Vitiligo yakni satu kondisi  dimana timbul  bercak putih pada sebagian kulit  yang tidak sama dengan kulit lainnya pada tubu manusia.

Ini adalah persoalan estetis agak tidak menyenangkan, dan buat banyak itu yaitu mimpi terburuk mereka. Munculnya bercak putih merubah kepercayaan diri, tetapi pengetahuan serta pengetahuan mempunyai masih tidak ada jawaban apa yang menyebabkan vitiligo.

Sebagian pakar kesehatan mengemukakan hal sejenis itu mungkin berlangsung sebagai akibatnya lantaran permasalahan otomotif di mana kekebalan seseorang dengan cara harfiah menyerang s el  yang membuahkan melanin.

Hal semacam ini bisa permasalahan predisposisi genetik, paparan sinar matahari yang sangat berlebihan, strees kritis, kekurangan vitamin B12, infeksi jamur superfisial seperti panu, psoriasis, serta eksim.

Anda bisa memakai jalan keluar alami sebagian yang akan tingkatkan kondisi kulit Anda, tetapi yakinkan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dulu menerapkan jalan keluar kami.

Jahe

Senyawa dalam jahe merangsang aliran darah serta produksi melanin. Mengiris akar jahe segar, dan menerapkan irisan pada daerah kulit yang terkena. Meninggalkan mereka sampai mereka kering. Lakukan ini sekali atau 2 x sehari selama 2 minggu. Anda dapat juga jus sepotong jahe, dan menggabungkannya dengan daun mint fresh. Minum jus pedas Anda keseharian selama sebagian minggu.

ginkgo Biloba

Lantaran anti-oksidan serta ciri-ciri anti-inflamasi, gingko bilboa dapat merubah pergantian kondisi ini, ditambah lagi dapat merangsang kembali pigmentasi. Anda perlu 40-80 mg tiga kali satu hari. Tetapi, optimis Anda berkonsultasi dengan dokter Anda untuk dosis yang cocok yang akan bekerja paling baik untuk Anda.

cuka sari apel

ciri-ciri antijamur yang menolong dalam pengobatan vitiligo. Hal semacam ini bisa membantu saya permasalahan asam lambung rendah yang berkenaan dengan vitiligo. Menggabungkan sisi yang sama cuka sari apel dan air. Menerapkan jalan keluar pada daerah kulit yang terkena 2 x sehari selama satu bulan. Anda bisa pula minum satu gelas air dengan satu sendok makan cuka sari apel di dalamnya, sebaiknya terlebih dulu makan Anda.

Lebih waspada tentang makanan yang Anda makan. Jauhi buah, lantaran mereka bertindak sebagai ag3n dep!gm3nt4si alami. Makan makin banyak makanan yang tinggi vitamin B12. Ini berarti Anda harus makan semakin banyak bayam, kubis, kacang kering, buah ara kering, kenari, dan kacang buncis. Mempertimbangkan untuk tingkatkan konsumsi makanan yang kaya asam f0lat dan s3ng. Anda


tidak ingin makan daging merah serta makanan laut.

Kunyit

Campur dengan minyak mustard jadi obat yang efisien. Anda perlu 5 sendok teh bubuk kunyit dan secangkir minyak mustard. Berikanlah kombinasi itu pada tiap-tiap daerah berpindah warna 2 x sehari selama sekitaran satu tahun. Anda bisa pula mencampurkan bubuk kunyit dan neem daun jadi pasta kental. Pakai pada kulit Anda memperlakukan.

Neem

Jika dikonsumsi, neem bersihkan darah serta tingkatkan imunitas. Mengh4ncurk4n beberapa daun nimba serta memberi beberapa susu mentega. Gunakan hanya cukup untuk buat kombinasi pasta seperti. Berikanlah pasta pada bercak putih Anda, dan biarkanlah melakukan tindakan sampai kering sepenuhnya. Bersihkan dengan baik. Ulangilah perawatan selama sebagian minggu.

Anda bisa pula menggunakan minyak nimba, tetapi yakinkan Anda mencampurkannya dengan satu sendok teh minyak kelapa pertama. Anda dapat menggunakan minyak lain juga, tidak harus Coconut Oil saja. Minum jus nimba keseharian selama sebagian bln., atau hanya makan daun 4 nimba terlebih dulu makan Anda, yang akan jadi 3 kali satu hari.

Babchi/Psoralea cory-li-folia

Rendam biji dalam jus jahe fresh selama 3 hari, serta optimis Anda menggunakan jus fresh sehari-hari. Menggosok-gosok biji pada tangan Anda untuk meniadakan sekam. Biarkanlah mereka kering di bawah sinar matahari, dan lantas menggiling mereka jadi bubuk. Berikanlah 1 gr atau seperlima dari sendok teh untuk satu cangkir susu sehari-hari, selama sekitaran 40 hari.

Anda dapat memakai baby oil chi pada bercak putih Anda, dan lantas mengungkap mereka untuk sinar matahari segera selama 15 menit. Anda bisa mulai dengan durasi yang lebih singkat, serta lantas meyakinkan apa waktu yang terbaik untuk Anda. Ia bekerja dengan baik jika dipadukan dengan minyak biji hitam.

tanah liat merah

Mengingat bila tanah liat merah kaya temb4ga, dapat kembalikan pigmen kulit alami Anda. Campur dengan jus jahe fresh, dan Anda mungkin saja menginginkan menggunakan sisi yang sama dari ke-2 bahan. Berikanlah kombinasi itu pada bercak putih Anda, dan biarkanlah hingga betul-betul kering. Bersihkan, dan ulangilah pengobatan sehari-hari, selama 2 bln..

biji lobak

Anda perlu 25 gr biji lobak. Menggiling mereka jadi bubuk halus, dan aduk 2 sendok teh cuka. Berikanlah pasta yang dihasilkan pada tiap-tiap daerah kulit yang terkena, dan biarkanlah kerjakan sihir selama sekitaran 1/2 jam. Bersihkan dengan air hangat. Ulangilah perawatan sehari-hari selama sebagian bln..

Temb4ga

Ini merangsang produksi melanin. Ambil wadah temb4ga, mengisinya dengan air, dan biarkanlah istirahat semalam pada suhu kamar. Minum air saat pagi hari, terlebih dulu Anda makan atau minum apa pun. wadah melepas ion temb4ga waktu malam hari, dan dengan hal tersebut mensupport produksi alami melanin.

Minyak kelapa

minyak kelapa organik menentramkan kulit dan kurangi per4d4ngan kritis. Ini berikan system re-pigmentasi sehat kulit. Berikanlah sedikit minyak kelapa ke daerah kulit yang terkena tiga kali satu hari selama 2 minggu.

sumber:
- tricsehat.blogspot.com

10 Jan 2016

Obat Tradisional Nyeri Sendi Lutut

Penyakit persendian sebenarnya sangat banyak jenisnya, penyakit yang identik dengan rasa ngilu, dan sakit yang tertahankan yang disebabkan oleh adanya kerusakan ataupun gangguan yang terjadi pada sendi, nyeri sendi lebih sering terjadi pada lanjut usia tetapi tidak menutup kemungkinan jika orang yang terlihat muda pun bisa mengalaminya, penyakit ini akan sangat berbahaya apabila tidak segera dilakukan pengobatan yang tepat dan alami, nyeri sendi atau peradangan yang terjadi akan sangat mengganggu dan menjengkelkan maka dari itu sangat diperlukan sekali penanganan dan pengobatan sejak dini agar tidak berlanjut pada kondisi yang kronis dan serius.

Sakit Sendi – Sendi adalah tempat pertemuan antar tulang. Tulang dapat bergerak dengan leluasa karena adanya sendi. Jika sendi kekurangan minyak sendi atau bekerja terlalu berat dapat menyebabkan osteoarthiis. Osteoarthritis adalah peradangan pada sendi karena kekurangan minyak sendi sebagai pelumas sehingga tulang saling bergesekan dan menimbulkan nyeri sendi.
   
Banyak orang yang membiarkan dan menyepelekan nyeri sendi mungkin itu pegal biasa, tetapi itu bukan biasa lagi kalau terjadi sangat rutin, kondisi yang mungkin sudah sangat parah tentunya akan mengakibatkan kondisi yang lebih serius seperti kecacatan dan kelumpuhan pada organ tubuh, maka dari itu tips terbaik untuk mencegah dan mengobati penghapuran tulang di daerah sendi yang rentan terjadi yaitu dengan obat tradisional nyeri sendi , obat herbal ini sangat berperan aktif untuk menghilangkan rasa ngilu dan rasa sakit pada sendi, juga sangat membantu memulihkan kembali persendian dan mencegah penghapuran tulang yang dapat mengakibatkan kelumpuhan dan cacat.

Tips terbaik untuk meredakan sakit dan ngilu didaerah persendian anda sangatlah mudah yaitu dengan menjaga gaya hidup yang sehat dengan memperhatikan asupan makan dan bisa lakukan olahraga ringan agar daya tahan tubuh dan stabilitas tulang tetap terjaga tanpa harus melakukan operasi dan pengobatan yang memakan banyak waktu dan biaya, juga dibatu dengan obat nyeri sendi tradisional yang alami tentunya sangat membantu memulihkan organ tubuh yang rusak seperti persendian, penghapuran tulang dan penipisan tulang agar kembali normal.

    Obat Tradisional Nyeri Sendi Lutut Banyak cara untuk mengobati nyeri dipersendian, tetapi cara seperti apa yang benar benar alami dari herbal pilihan yang mujarab bebas efek samping, terkadang penderita salah mengambil keputusan dalam memilih pengobatan nyeri sendi yang akhirnya sakitnya bukan sembuh tetapi malah tambah parah yang mengakibatkan cacat dan tidak bisa berjalan.

Pencegahan Radang Sendi

Pencegahan dilakukan melalui latihan gerakan yang menopang sendi dan otot, tetap menjaga berat badan normal, dan mengatasi obesitas.
Pengobatan Herbal Radang Sendi

Berikut adalah beberapa ramuan obat radang sendi herbal yang bisa menjadi referensi anda:

a. Jahe

Jahe membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak. Minumlah minuman jahe atau gunakan banyak jahe sebagai bumbu makanan. Jahe mencegah erosi sendi dan osteoporosis.

b. Kunyit

Kunyit mengandung curcumin, zat kimia yang berfungsi melindungi sendi, mencegah erosinya, dan mengurangi peradangan di sekitar lapisan sendi.

c. Nanas

Bromelain dalam buah nanas membantu mencegah peradangan sendi, tulang, dan otot. Oleh karena itu, para atlet banyak mengonsumsi buah yang manis ini. Nanas juga berkontribusi dalam mencerna fibernin, senyawa yang berperan dalam beberapa peradangan sendi.

d. Cabe Merah

Cabe mengandung capsaicin, zat pereda nyeri (analgesik). Cabe merah menyebabkan rasa pedas menyengat pada lidah, tetapi sebenarnya melawan rasa sakit, di bagian manapun pada tubuh. Capsaicin mendorong tubuh untuk mengeluarkan endorfin, zat kimia yang menyerupai susunan kimia dan fungsinya seperti morfin. Cabe merah juga mengandung zat yang mirip dengan aspirin, yaitu salicylates.

Tambahkan cabe merah pada jus tomat, lalu minum setelah makan. Dapat juga dibuat krim dengan menguleninya. Setelah itu, dioleskan pada tempat yang terinfeksi. Hindari terkena mata dan selaput lendir lainnya. Cabe Merah dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang. Gunakan satu titik kecil pada kulit. Jika timbul iritasi, hentikan penggunaannya.

e. Jelatang (Stinging Nettle)

Rebus daun jelatang segar, lalu dimakan. Jelatang mengandung banyak boron, zat pembangun kalsium yang diserap oleh tulang. Jadi, jelatang membantu mempertahankan kesehatan tulang dan sendi serta mencegah radang menyebar ke dalamnya.

f. Oregano

Oregano disebut juga herbal pizza. Ia merupakan antioksidan yang kuat. Sebagaimana antioksidan lainnya, oregano membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebaslah yang berperan dalam timbulnya infeksi, terutama infeksi yang disebabkan oleh penuaan.

Radikal bebas hanyalah molekul oksigen yang tidak stabil, yang bergerak sesukanya menuju sel. Ketika mencapai sendi dan tulang, mereka membuat tulang menjadi kasar (khususnya tulang belakang), menyebabkan arthritis dan reumatoid arthritis.

Pada oregano juga terdapat rosmarinic acid, senyawa yang memiliki karakteristik resistan terhadap bakteri, infeksi, dan virus. Dengan demikian, oregano merealisasikan pencegahan dan pengobatan arthritis. Tambahkan oregano pada minuman hangat favorit Anda.

g. Dedalu (Willow)

Dedalu adalah sumber salisilat herbal asli (aspirin), yang mengandung zat kimia, yaitu salicilin. Kulit pohon dedalu memiliki efek meredakan nyeri dan antiinflamasi.

h. Bawang Putih

Menelan beberapa siung bawang putih utuh, dilanjutkan dengan minum air dalam jumlah banyak membantu mencegah penyebaran infeksi ke sendi lain. Bawang putih dapat dicampur dengan licorice untuk memperkuat otot yang melawan peradangan. Masukkan lima siung bawang putih dan licorice dalam jumlah yang sama ke dalam air mendidih. Lalu, beri madu. Bisa juga ditambahkan jahe atau kunyit untuk mendapatkan minuman yang berefek sangat kuat melawan radang sendi.

i. Bunga Matahari

(Dalam bahasa Arab) disebut juga ubbad asy-syams (penyembah matahari). Masukkan biji bunga matahari pada makanan atau salad. Bisa juga dengan memakan langsung. Biji bunga matahari mengandung (s-adenosylmehionine(SAM)),zat kimia yang menunjukkan karakteristik analgesik dan antiinflamasi, mirip dengan ibuprofen.

j. Kacang Brazil

Kacang Brazil mengandung (SAM) seperti kandungan bunga matahari. Sama efektifnya dengan biji bunga matahari. Namun, pada kacang brazil kandungannya dua kali lipat daripada bunga matahari.

k. Rosemary

Rosemary disebut juga herbal (penguat) memori karena mengandung antioksidan yang mencegah penuaan dan menjaga vitalitas sel-sel yang hidup.

l. Herbal Glutathione

Herbal Glutathione adalah herbal yang mengandung glutathione. Telah diketahui bahwa kekurangan glutathione menyebabkan peradangan pada sendi. Dengan demikian, herbal yang kaya glutathione dapat mencegah timbulnya radang sendi. Di antara herbal tersebut adalah brokoli, hop, dan krokot. Dari jenis sayuran ada kubis, kembang kol, kentang, dan tomat. Adapun dari jenis buah-buahan, ada jeruk, peach, jeruk keprok (grapefruit), semangka, dan avokad.

m. Herbal dengan Kandungan Vitamin C

Kekurangan vitamin C akan memperburuk kondisi tulang dan tulang belakang. Buah-buahan yang paling dikenal mengandung vitamin C adalah kelompok citrus, seperti jeruk, lemon, dan jeruk keprok (grapefruit).
Beberapa Resep untuk Mengatasi Radang Sendi

1. Rendam rosemary, thyme, dan tilia, lalu saring. Beri madu dan minumlah pada saat perut kosong di pagi hari dan sebelum tidur.

2. Rebus jahe hingga mendidih, tambahkan oregano. Beri licorice agar manis dan minum tiga kali sehari setelah makan.

3. Salad sayuran yang terdiri atas tomat, peterseli, kol, bawang merah dan bawang putih.

4. Salad buah yang terbuat dari apel, buah tin, ceri, tambahkan perasan lemon atau jeruk.

5. Campuran minyak oregano, minyak bunga matahari, minyak zaitun, minyak kenari, minyak kismis, dan wijen.

6. Jus citrus, seperti jus jeruk, lemon, jus buah segar yang sedang musim. Yang terbaik adalah apel, aprikot, dan teh encer (diseduh, bukan didihkan).
7. Cuka Apel

Demikian artikel tentang obat radang sendi herbal diatas, semoga membawa manfaat untuk anda.

Sumber : 
http://sakitsendi.org
http://www.sehatraga.com

Resep Obat Alami Untuk Penyakit Asam Urat


dr. Rusmina Azzahra Solusi Kesehatan,-  Menjelaskan bahwa  obat alami untuk asam urat selain dengan menggunakan obat herbal yang dijual ditoko-toko obat tradisional, kita juga bisa meringankan asam urat melalui beberapa jenis rempah dan buah-buahan segar.

Karena asam urat adalah jenis peradangan akibat akumulasi asam urat dalam darah yang kemudian menumpuk pada persendian sehingga persendian kita meradang dan sangat menyakitkan maka kita perlu berupaya untuk mengeluarkan kelebihan asam urat tersebut dan melawan peradangan yang telah timbul.

Berikut ini beberapa makanan yang dapat mencegah dan mengobati asam urat.

1. Buah Nanas

Buah nanas mengandung enzim yang disebut bromelain yang bersifat anti inflamasi (anti peradangan). Penelitian telah menemukan bahwa suplementasi dengan bromelain dapat meringankan rasa sakit pada sendi yang terkait dengan asam urat.

2. Tanaman jahe

Jahe merupakan rempah yang paling kuat dalam melawan peradangan yang terjadi dalam tubuh kita.
Sebuah studi telah mengungkapkan bahwa dengan sering mengkonsumsi hidangan atau minuman yang berbahan jahe telah terbukti bisa mengatasi penumpukan asam urat dalam tubuh.

3. Kunyit

Selain jahe, kunyit merupakan tanaman rempah yang telah lama dikenal sebagai anti peradangan. Beberapa ahli merekomendasikan dosis harian kunyit untuk mengurangi peradangan yang terkait dengan gangguan asam urat.

4. Jus ceri

Jus ceri telah digunakan untuk meringankan gejala asam urat oleh beberapa penderita asam urat, meskipun para ilmuwan tidak yakin mekanisme aktif apa dalam jus ceri ini sehingga bisa meredakan gejala asam urat.

Jus ceri tidak muncul untuk menurunkan kadar asam urat secara langsung tetapi penelitian menunjukkan bahwa sifat antiinflamasi yang mungkin memainkan peran dalam mengurangi 25 % serangan asam urat.

5. Paprika pedas

Paprika kaya akan vitamin C yang telah terbukti mengurangi kadar asam urat. Vitamin C memainkan peran penting dalam memperkuat sistem imun tubuh serta berkontribusi dalam melawan peradangan tubuh.

6. Selada air

Selada air mengandung kadar vitamin dan mineral alami dan terkenal sangat bermanfaat bagi kesehatan ginjal sehingga dalam keterkaitannya dengan asam urat dalam darah, membantu untuk membersihkan tubuh dari kelebihan asam urat.

7. Buah Jeruk

Seperti halnya dengan paprika pedas, buah jeruk juga termasuk dalam kelompok buah-buahan yang kaya akan vitamin C.

Mengenai hubungan Vitamin C dengan gangguan asam urat, beberapa penelitian telah menemukan bahwa semakin tinggi asupan vitamin C seseorang, maka semakin rendah pula kerentanan orang tersebut akan gangguan asam urat.

Jadi dalam mencegah ataupun mengobati penyakit asam urat, selain dengan mengkonsumsi obat herbal yang berupa jamu dan sebagainya, mungkin tak ada salahnya pula jika anda mencoba beberapa jenis buah diatas, siapa tahu saja cocok untuk meredakan asam urat anda.

Sumber: http://www.konsultasikedokteran.com/post/read/1633/obat-alami-untuk-penyakit-asam-urat.html

26 Apr 2015

Bawang putih hilangkan jerawat

Ambillah satu suing bawang putih lalu parut hingga menjadi halus, kemudian campurkan dengan 2 sendok makan air.

Oleskan campuran tersebut pada wajah sambil memberikan pijatan lembut ke kulit, setelah itu bersihkan bilas dengan air hangat.

Bawang putih dapat membantu untuk mengangkat sel kulit mati, membuat kulit lebih lembut, menghilangkan lapisan atas jaringan bekas luka serta menghilangkan bakteri dan minyak pada kulit yang menjadi penyebab timbulnya jerawat.

Penting Anda ingat untuk tidak membiarkan bawang putih berdiam terlalu lama pada kulit.

Manjakan kulit Anda dengan masker wajah penyembuhan sebanyak 2 atau 3 kali seminggu guna membantu mengobati bekas jerawat dan memerangi kemungkinan munculnya jerawat baru.

Siapkan satu siung bawang putih lalu hancurkan, kemudian campurkan dengan 2 sdt air, minyak zaitun secukupnya, dan 1 sdm madu.

Terapkan campuran secara merata pada kulit wajah, khususnya pada bagian yang terdapat bekas jerawat, diamkan selama 20 menit sebelum dibilas dengan air hangat

Terapkan gel lidah buaya ke kulit Anda setelah melakukan pengobatan dengan bawang putih.
Bawang putih menghilangkan jaringan bekas luka dan membuat kulit menjadi kering, sehingga dapat mengiritasi kulit.  Maka dari itu sangat penting untuk melembabkan kulit setelahnya.
Lidah buaya merupakan pilihan terbaik, karena akan melembabkan kulit, tidak akan memperburuk kondisi jerawat, serta akan memberi penyembuhan yang lebih baik. (doktercantik.com)

Untuk pengobatan dari dalam Gunakan Kunyit. Ambil Kunyit secukupnya kemudian iris tipis-tipis dan di jemur. Setelah kering seduh 10 irisan Kunyit dengan air mendidih. campurkan Gula aren atau Gula kelapa secukupnya sesuai selera. Minum menjelang tidur dan Pagi hari secara Rutin.

29 Des 2011

Kunyit Obat Herbal untuk mengobati Sakit Maag


Sakit Maag- adalah sakit yang ditimbulkan oleh kelebihan asam yang diproduksi oleh lambung yang menyebabkan iritasi di selaput lendir lambung. Dalam kondisi normal asam diperlukan untuk membantu pencernaan dalam mengolah makanan yang kita makan. Namun produksi asam di lambung dapat lebih besar dari yang dibutuhkan bila pola hidup kita tidak teratur dan sehat.

Gejala- Sakit saat buang air besar,Mual dan muntah, sering merasa lapar, Perut kembung dan Nyeri yang luar biasa.

Penyebab- Karena penyakit ini timbul dari lambung maka penyebab yang sering terjadi dikarenakan penderita makannya tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau pola hidup yang kurang sehat seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress.

Selain itu, menurut Jamie Koufman, MD, dan Jordan Stern, MD, penulis buku In Dropping Acid: The Reflux Diet Cookbook & Cure, ada tujuh jenis makanan yang berpotensi meningkatkan asam lambung justru banyak terdapat dalam menu harian kita:1.Cokelat; 2.Minuman bersoda; 3. Makanan yang digoreng;4. Minuman beralkohol; 5. Produk olahan susu yang tinggi lemak; 6. Daging yang berlemak; 7. Kafein.


Kunyit mengobati Sakit Maag
Penyakit ini bisa disembuhkan dengan mengonsumsi kunyit (Curcuma longa atau C domestica), yang banyak ditemukan di setiap dapur di rumah. Sifat-sifat kunyit yang dapat menyembuhkan luka sudah dilaporkan sejak 1953. Hasil penelitian menunjukkan, dengan kunyit laju penyembuhan meningkat 23,3 persen pada kelinci dan 24,4 persen pada tikus.

Pemberian ekstrak air atau ekstrak etanol kunyit secara oral pada kelinci secara nyata menurunkan sekresi asam lambung dan meningkatkan produksi mukus pada mukosa lambung. Bahkan, penyembuhannya dilakukan dengan menetralkan asam lambung, mengurangi produksi asam lambung, mengobati infeksi pada selaput lendir lambung, dan mengurangi rasa sakit akibat iritasi selaput lendir atau kekejangan otot dinding lambung.

Selain mengonsumsi kunyit yang telah diolah menjadi minuman, kepada penderita dianjurkan pula untuk makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Penyembuhan sakit maag juga bisa dengan menggunakan tanaman obat. Dengan mencampur tanaman yang mempunyai sifat demulcent, antasid, dan astringent, akan dapat diperoleh sediaan paling baik untuk pengobatan luka pada usus. Dosisnya masing-masing 165 mg/kg bobot badan untuk jus kunyit dan 10 gram/kg bobot badan untuk bubuk kunyit.

Kandungan aktif kunyit mengarah kepada penemuan curcumin. Secara eksperimental curcumin efektif mencegah dan memperbaiki luka lambung yang diinduksi oleh phenylbutazone dan aspirin. Curcumin meningkatkan mukus lambung sehingga aktivitas nyeri lambung dapat dijelaskan melalui stimulasi produksi mukus. Percobaan klinis efek kunyit pada penderita dilakukan terhadap 10 pasien.

Obat diberikan secara oral dengan dosis dua kapsul 250 mg selama empat kali sehari, setengah sampai satu jam sebelum makan dan sebelum tidur. Pemeriksaan endoskopik dijalankan periodik sebelum pengobatan dan 4, 8, 12 minggu setelah pengobatan. Maag sepenuhnya terobati pada lima pasien dalam waktu empat minggu atau tujuh pasien dalam empat sampai 12 minggu.

Sumber :
- okezone.com, tipsku.info, cintaherbal.wordpress.com, female.kompas.com

6 Okt 2010

Ramuan Ajaib, Mengatasi Demam Berdarah Dengue Secara Alami

Oleh : Moch. Syakir
Menurut data departemen Kesehatan, pada awal tahun 2007 saja jumlah penderita DBD (Demam Berdarah Dengue) telah mencapai 16.803 orang dan 267 orang di antaranya meninggal dunia. Jumlah orang yang meninggal tersebut jauh lebih banyak dibanding kasus kematian manusia karena flu burung atau Avian
Influenza (AI).

Meski pemerintah telah menghimbau kepada semua rumah sakit di seluruh Indonesia, baik swasta maupun pemerintah, mengutamakan pelayanan kepad penderita DBD, tetapi karena penyakit ini telah begitu mewabah korban tetap berjatuhan. Pada umumnya, mereka yang meninggal karena DBD adalah karena terlambat diobati.

Penyakit DBD sebenarnya dapat dicegah dan disembuhkan sejak dini dengan menggunakan tanaman yang relatif mudah diperoleh dan murah harganya. ”Kami telah memiliki ramuan obat dari tanaman yang secara empiris bisa menyembuhkan pasien terkena DBD”, kata Kepala Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro) Dr.Moch Syakir kepada Sinar Tani di ruang kerjanya.

Bahkan bisa disebut ramuan yang dihasilkan Balittro tersebut adalah ramuan ajaib. Waktu itu, pernah ada pasien terkena DBD yang tidak kebagian tempat di rumah sakit, lalu diobati dengan ramuan Balittro. ”Alhamdulillah pasien tersebut trombositnya naik dan akhirnya sembuh”, ungkap Moch Syakir.

Mengingat banyak kasus yang terkena DBD, yakni hingga puluhan ribu orang, Moch Syakir berpendapat bahwa pencegahan merupakan tindakan yang akan lebih efektif. Apalagi penyebaran penyakit ini lewat nyamuk sebagai vektornya.

Tanaman Pengusir Nyamuk
Pencegahan bisa dilakukan dengan mengusir nyamuk di lingkungan tinggal dengan menggunakan tanaman pengusir nyamuk penyebab DBD. Tanaman tersebut dapat disimpan di dalam atau ditanam di halaman rumah.

Nyamuk penular (vektor) penyakit demam berdarah memang sulit untuk ditanggulangi. Tetapi ada satu cara yang efektif dan murah untuk menghindarinya, yakni dengan mengusir nyamuk dari lingkungan sekitar kita atau mencegah agar nyamuk tidak sampai menggigit dengan menggunakan tanaman obat.

Beberapa tanaman yang dapat digunakan untuk pengusir nyamuk antara lain:
Zodia (Evodia suaveolens), sera wangi (Cymbopogon nardus), Lavender (Lavandula latifolia), Geranium (Geranium homeanum), nilam (Pogostemon cablin) dan mimba (Azadirachta indica). ”Semua tanaman obat tersebut ada di Balittro”, tambah Moch Syakir.

Dijelaskan, Zodia, serai wangi, geranium dan lavender dapat langsung digunakan untuk mengusir nyamuk dengan cara menanam di pot kemudian disimpan di dalam rumah atau ditanam di halaman rumah. Tanaman pengusir nyamuk ini juga bisa dibuat lotion yang dioleskan ke tubuh sehingga nyamuk enggan untuk menggigit. Kelebihan lotion ini adalah tidak memberikan efek negatif pada kulit.

Tanaman Obat DBD
Sedangkan untuk pengobatan penderita DBD, ada beberapa tanaman yang telah terbukti secara empiris dapat mengobati penyakit DBD antara lain: kunyit (Curcuma domesticaL.), temu ireng (Curcuma aeruginosa L.), meniran (Phyllanthus nirun L.), pepaya (Carica papaya L.) dan jambu biji (Psidium guajava L.).

Bahkan daun jambu biji telah teruji secara klinis dapat meningkatkan trombosit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kering daun jambu biji setiap 4-6 jam meningkatkan jumlah trombosit >100.000/μl setelah 12-14 jam, tanpa efek samping yang berarti. Namun demikian untuk mengobati suatu penyakit biasanya tanaman obat tidak bekerja sendiri-sendiri harus dicampurkan menjadi suatu ramuan obat.

Sumber : Moch. Syakir, Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Puslitbangbun, dimuat pada Tabloid Sinar Tani, 7 Maret 2007

24 Jan 2009

Tumbuhan obat Kunyit (Curcuma longa Linn.)

Kunyit
(Curcuma longa Linn.)
Sinonim :
Curcuma domestica Val. C. domestica Rumph. C. longa Auct.

Familia :
Zingiberaceae

Uraian :
Kunyit (Curcuma domestic) termasuk salah satu tanaman rempah dan obat, habitat asli tanaman ini meliputi wilayah Asia khususnya Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami persebaran ke daerah Indo-Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengkonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.

Nama Lokal :
Saffron (Inggris), Kurkuma (Belanda), Kunyit (Indonesia); Kunir (Jawa), Koneng (Sunda), Konyet (Madura);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diabetes melitus, Tifus, Usus buntu, Disentri, Sakit keputihan; Haid tidak lancar, Perut mulas saat haid, Memperlancar ASI; Amandel, Berak lendir, Morbili, Cangkrang (Waterproken);

Pemanfaatan :
1. Diabetes mellitus
Bahan: 3 rimpang kunyit, 1/2 sendok the garam
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air
sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali seminggu 1/2 gelas.

2. Tifus
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto
Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah 1 gelas air masak yang masih hangat, dan di saring.
Cara mengunakan: diminum, dan dilakukan selama 1 minggu berturut-turut.

3. Usus buntu
Bahan: 1 rimpang kunyit, 1 butir buah jeruk nipis, 1 potong gula
kelapa/aren. Garam secukupnya.
Cara membuat: Kunyit diparut dan jeruk nipis diperas, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring.
Cara menggunakan:diminum setiap pagi setelah makan, secara
teratur.

4. Disentri
Bahan: 1-2 rimpang kunyit, gambir dan kapur sirih secukupnya
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.
Cara menggunakan:diminum dan diulangi sampai sembuh.

5. Sakit Keputihan
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 gagang buah asam, 1 potong gula kelapa/aren
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian di saring.
Cara menggunakan:diminum 1 gelas sehari.

6. Haid tidak lancar
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1/2 sendok Teh ketumbar, 1/2 sendok Teh
biji pala, 1/2 genggam daun srigading.
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring
Cara menggunakan:diminum 1 gelas sehari.

7. Perut mulas pada saat haid
Bahan: 1 rimpang kunyit sebesar 4 cm, 1 rimpang jahe sebesar 4 cm,
1/2 rimpang kencur sebesar 4 cm
Cara membuat: semua bahan tersebut dicuci bersih dan diparut untuk diambil airnya, kemudian di tambah dengan perasan jeruk nipis, diseduh dengan 1/2 gelas air panas dan disaring.
Cara menggunakan:ditambah garam dan gula secukupnya dan diminum pada hari pertama haid.

8. Memperlancar ASI
Bahan: 1 rimpang kunyit
Cara membuat: kunyit ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: dioleskan sebagai kompres diseputar buah dada 1 kali setiap 2 hari.

9. Cangkrang (Waterproken)
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun eceng,
Cara Membuat: semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: dioleskan pada bagian yang kena cangkrang.

10. Amandel
Bahan: 1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu
Cara membuat: Kunyit diparut, jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan 1/2 gelas air hangat, diaduk sampai merata dan disaring
Cara menggunakan:diminum secara rutin 2 hari sekali.

11. Berak lendir
Bahan: 1 rimpang kunyit, 1 potong gambir, 1/4 sendok makan kapur sirih
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1/2 gelas, pagi dan sore.

12. Morbili
Bahan: 1 rimpang kunyit dan 1 rimpang dringo bengle
Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai
halus
Cara menggunakan:dioleskan pada seluruh badan sebagai bedak

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat- zat manfaat lainnya Kandungan Zat : Kurkumin : R1 = R2 = OCH3 10 % Demetoksikurkumin : R1 = OCH3, R2 = H 1 - 5 % Bisdemetoksikurkumin: R1 = R2 = H sisanya Minyak asiri / Volatil oil (Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, Zingiberen 25%, felandren, sabinen, borneol dan sineil ) Lemak 1 -3 %, Karbohidrat 3 %, Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%, Garam-garam Mineral (Zat besi, fosfor, dan kalsium) sisanya .
Sumber IPTEK Net

Tags : Amandel, ASI tidak lancar, berak lendir, Cangkrang, Curcuma longa, Diabetes, disentri, haid tidak lancar, Keputihan, kunyit, morbili, Nyeri haid, Tanaman OBAT, Tifus, Usus buntu

23 Jan 2009

Turmeric (Curcuma longa)

Scientific classification
Kingdom: Plantae
Order: Zingiberales
Family: Zingiberaceae
Genus: Curcuma
Species: C. longa

Binomial name
Curcuma longa
Linnaeus[1]


Turmeric (Curcuma longa) is a rhizomatous herbaceous perennial plant of the ginger family, Zingiberaceae. It is native to tropical South Asia and needs temperatures between 20° C and 30° C, and a considerable amount of annual rainfall to thrive. Plants are gathered annually for their rhizomes, and re-seeded from some of those rhizomes in the following season.

The rhizomes are boiled for several hours and then dried in hot ovens, after which they are ground into a deep orange-yellow powder commonly used as a spice in curries and other South Asian and Middle Eastern cuisine, for dyeing, and to impart color to mustard condiments. Its active ingredient is curcumin and it has an earthy, bitter, peppery flavor and a mustardy smell.

Turmeric is often misspelled (or pronounced) as tumeric. In medieval Europe, turmeric became known as Indian Saffron, since it is widely used as an alternative to the far more expensive saffron spice.

Sangli, a town in the southern part of the Indian state of Maharashtra, is the largest and most important trading centre for turmeric in Asia or perhaps in the entire world.[2]

Usage
Culinary uses

In non-Indian recipes, turmeric is sometimes used as a coloring agent. It has found application in canned beverages, baked products, dairy products, ice cream, yogurt, yellow cakes, orange juice, biscuits, popcorn color, sweets, cake icings, cereals, sauces, gelatins, etc. It is a significant ingredient in most commercial curry powders.

Although usually used in its dried, powdered form, Turmeric is also used fresh - much like ginger. It has numerous uses in far east recipes, such as fresh turmeric pickle (which contains large chunks of soft turmeric).

Turmeric (coded as E100 when used as a food additive) is used to protect food products from sunlight. The oleoresin is used for oil-containing products. The curcumin/polysorbate solution or curcumin powder dissolved in alcohol is used for water containing products. Over-coloring, such as in pickles, relishes and mustard, is sometimes used to compensate for fading.

In combination with annatto (E160b), turmeric has been used to color cheeses, yogurt, dry mixes, salad dressings, winter butter and margarine. Turmeric is also used to give a yellow color to some prepared mustards, canned chicken broths and other foods (often as a much cheaper replacement for saffron).

Turmeric is widely used as a spice in South Asian and Middle Eastern cooking. Momos (Nepali meat dumplings), a traditional dish in South Asia, are spiced with turmeric.


Medicinal uses
Main article: Curcumin
In Ayurvedic medicine, turmeric is thought to have many medicinal properties and many in India use it as a readily available antiseptic for cuts, burns and bruises. Practitioners of Ayurvedic medicine say it has fluoride which is thought to be essential for teeth. It is also used as an antibacterial agent.

It is taken in some Asian countries as a dietary supplement, which allegedly helps with stomach problems and other ailments. It is popular as a tea in Okinawa, Japan. It is currently being investigated for possible benefits in Alzheimer's disease, cancer and liver disorders.

Turmeric rhizomeIt is only in recent years that Western scientists have increasingly recognised the medicinal properties of turmeric. In the latter half of the 20th century, curcumin was identified as responsible for most of the biological effects of turmeric. According to a 2005 article in the Wall Street Journal, research activity into curcumin is exploding. In that year supplement sales increased 35% from 2004, and the U.S. National Institutes of Health had four clinical trials underway to study curcumin treatment for pancreatic cancer, multiple myeloma, Alzheimer's, and colorectal cancer.

Cosmetics
Turmeric is currently used in the formulation of some sunscreens. Turmeric paste is used by some Indian women to keep them free of superfluous hair. Turmeric paste is applied to bride and groom before marriage in some places of India, Bangladesh, and Pakistan, where it is believed turmeric gives glow to skin and keeps some harmful bacteria away from the body.

The government of Thailand is funding a project to extract and isolate tetrahydrocurcuminoids (THC) from turmeric. THCs (not to be confused with tetrahydrocannabinol, also known as THC) are colorless compounds that might have antioxidant and skin-lightening properties and might be used to treat skin inflammations, making these compounds useful in cosmetics formulations.


Dye
Turmeric makes a great fabric dye but it is not very lightfast (the degree to which a dye resists fading due to light exposure). Colour fastness will remain for long time before redyeing is necessary approximately once yearly. Turmeric is commonly used in Indian clothing, such as saris. No mordant is required when using turmeric saving a step in the dye process & eliminating the use of potentially toxic mordants. Turmeric produces beautiful golds, yellows & greenish yellow, reddish brwon, ochre etc depending on the fibre used & how many times the daybath is used. Lots of reliable information ( online, local library, bookstores etc) is readily available regarding natural dyeing with turmeric


Gardening
Turmeric can also be used to deter ants. The exact reasons why turmeric repels ants is unknown, but anecdotal evidence suggests it works.[citation needed]


Ceremonial uses
Turmeric is also used in various rituals, such as the turmeric ceremony or gaye holud, part of the Bengali wedding.

Names in other languages
European languages
Curcuma in French and Portuguese
Cúrcuma or Palillo (South America) in Spanish
Kurkuma in Finnish, Hungarian, and Polish
Kurkuma or Japonský šafrán (lit. "Japanese saffron") in Czech
Kurkuma or Geelwortel (lit. "yellow root") in Dutch
Kurkuma or Gelbwurz (lit. "yellow root") in German
Куркума kurkuma in Macedonian and Russian
Gurkemeje in Danish
Gurkemeie in Norwegian
Gurkmeja in Swedish

Middle Eastern languages
كركم kurkum in Arabic
Դեղին կոճ deghin koch (lit. "yellow seed") in Armenian
Sarıkök (lit. "yellow root") in Azeri
כורכום kurkum in Hebrew
زه‌رده‌چه‌وه zardachawa in Kurdish
زردچوبه zardchubeh in Persian
Zerdeçal, Hint safranı (lit. "Indian saffron") in Turkish

South Asian languages
हरिद्रा haridrā or वरवर्णिनी varavarṇinī in Sanskrit
হলদি holdi or হলুদ holud (lit. "yellow") in Bengali
haldar in Gujarati
हल्दी haldī in Hindi
हळद haḷad in Marathi
हल्दी haldi or besar in Nepali
haladi in Oriya
ਹਲਦੀ haldi in Punjabi
haldī in Urdu
আন্দি andi in Bishnupriya Manipuri
ಅರಿಶಿಣ arishina in Kannada
ಮ0ಜಲ್ Manjal in Tulu
മഞ്ഞള്‍ manjal in Malayalam
पालु pālu in Nepal Bhasa
Kaha in Sinhala
மஞ்சள் manjal (lit. "yellow") in Tamil
పసుపు pasupu in Telugu

[edit] East and Southeast Asian languages
姜黄 jiang huang (lit. "ginger yellow") in Chinese
Kunyit in Indonesian and Malay
欝金 ukon in Japanese
Lmeat in Khmer
강황 kang hwang in Korean
ขมิ้น khamin in Thai
Nghệ in Vietnamese

Other languages
‘Ōlena in Hawaiian
Safran in Mauritian Creole
Haruut in Somali

Chemistry
Turmeric contains up to 5% essential oils and up to 3% curcumin, a polyphenol. It is the active substance of turmeric and it is also known as C.I. 75300, or Natural Yellow 3. The systematic chemical name is (1E,6E)-1,7-bis(4-hydroxy-3-methoxyphenyl)-1,6-heptadiene-3,5-dione.

It can exist at least in two tautomeric forms, keto and enol. The keto form is preferred in solid phase and the enol form in solution.


References
^ "Curcuma longa information from NPGS/GRIN". www.ars-grin.gov. Retrieved on 2008-03-04.
^ SANGLI...The Turmeric City of India n home of brights

Source from wikipedia

Tags : Curcuma longa, kunyit, Turmeric, Tanaman OBAT,

Resep Herbal gagal Ginjal

ada resep herbal utk penderita gagal ginjal, daun luntas tiga genggam, kunyit dua jari, yang satu jari dibakar sampe matang,1 jeruk nipis, g...