Manfaat dan khasiat cacing tanah

Posted by Esha Flora | 3/31/2014

Pendahuluan
Pada zaman Cleopatra, bangsa Mesir menganggap cacing tanah sebagai makhluksuci. Sedangkan di Yunani, Socrates menyebutnya sebagai “ususnya tanah”.

Cacing tanah ternyata menyimpan khasiat luar biasa pada tubuh manusia,sehingga kerap dijadikan sebagai obat. Paling tidak hal tersebut diyakini wargaBangkalan Madura yang kerap berburu cacing tanah untuk diolah menjadi ramuanobat yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Deskripsi
Ada dua spesies cacing yang bisa dipakaiuntuk pengobatan, yaitu Lumbricus rubellus (dikenal dengan cacing eropa atauintroduksi) dan Pheretima aspergillum (dikenal dengan nama cacing kalungatau dilog) yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Suatu ketika,anda pergi ke toko obat Cina untuk mencari obat demam atau tifus. Anda akandisarankan menggunakan cacing tanah kering atau direbus atau diminum airnya.Kalau tidak suka dengan baunya yang cukup menyengat, bisa memakan dalam bentukkering yang sudah dimasukkan ke dalam kapsul. Biasanya cacing tanah kering ituadalah jenis Pheretima aspergillum yang bisa untuk sembuhkan tifus.

Komponen kimia cacing tanah tidakmenimbulkan efek taksik bagi manusia sehingga aman dikonsumsi. Pengujianekstrak cacing tanah untuk melihat aktivitasnya sebagai antipiretik dilakukannmenggunakan hewan percobaan tikus putih yang didemamkan dengan penyuntikanvaksin campak. Suhu normal tikus putih mirip dengan manusia, yaitu berkisarantara 35,9 hingga 37,5 derajat Celcius.


Kandungan
Bahwa cacing tanah adalah sumberprotein sangat tinggi. Cacing tanah juga mengandung beberapa asam amino dengankadar yang tinggi. Salah satunya, cacing Lumbricus Rubellus mengandung kadarprotein sangat tinggi sekitar 76%. Kadar ini lebih tinggi dibandingkan dagingmamalia (65%) atau ikan (50%).

Cacing tanah termasuk binatang invertebrata (tidak bertulang belakang). Ia hidup di dalam tanah yang gembur danlembab. Lumbricus rebellus memiliki kandungan nutrisi. Diantaranya mengandungkadar protein sangat tinggi yaitu, sekitar 76 %, protein asam amino berkadartinggi, 17 % karbohidrat, 45 % lemak dan abu 1,5 %.

Hasil penelitian terhadap cacing tanah menyatakanbahwa cacing tanah memiliki senyawa aktif yang mampu melumpuhkan bakteripatogen, khususnya Eschericia coli berlebih penyebab diare.

Dari hasil laboratorium cacing tanah mengandung :

Tabel 1.  Kandungan yang ada dalam cacing

Protein                               68%
Asam glutamat                     8.98 %
Treonin                                3.28%
Lisin                                     5.16%
Glycine                                 3.54%


Cacing tanahadalah hewan yang telah hidup dengan bantuan sistem pertahanan mereka sejakfase awal evolusi, oleh sebab itu mereka selalu dapat menghadapi invasimikroorganisme patogen di lingkungan mereka. Penelitian yang telah berlangsungselama sekitar 50 tahun menunjukkan bahwa cacing tanah memiliki kekebalanhumoral dan selular mekanisme. Selain itu telah ditemukan bahwa cairan selomcacing tanah mengandung lebih dari 40 protein dan pameran beberapa aktivitasbiologis sebagai berikut: cytolytic, proteolitik, antimikroba, hemolitik,hemagglutinating, tumorolytic, dan kegiatan mitogenic.

Cairan dari selom foetida EiseniaAndrei telah diteliti memiliki sebuah aktivitas antimikroba terhadap Aeromonashydrophila dan Bacillus megaterium yang dikenal sebagai patogen cacing tanah.Setelah itu diperoleh dua protein, bernama Fetidins, dari cairan selom cacingtanah dan menegaskan bahwa aktivitas antibakteri ini disebabkan karenafetidins. Lumbricus rubellus juga memiliki dua agen antibakteri bernamaLumbricin 1 dan Lumbricin 2. Baru-baru ini, dua jenis faktor antibakteri yangmempunyai aktivitas seperti lisozim dengan aktivitas hemolitik serta pengenalanpola protein bernama selom cytolytic faktor (CCF) telah diidentifikasi dalam foetidaEisenia cacing tanah. Lysenin protein yang berbeda dan Eisenia foetidalysenin-seperti protein memiliki beberapa kegiatan yang diberikan cytolytichemolitik, antibakteri dan membran-permeabilizing properti.

Protein yang dimiliki oleh cacingtanah memiliki mekanisme antimikroba yang berbeda dengan mekanisme antibiotik.Antibiotik membunuh mikrorganisme tanpa merusak jaringan tubuh. Antibiotikmembunuh mikroganisme biasanya dengan dua cara, yaitu dengan menghentikan jalurmetabolik yang dapat menghasilkan nutrient yang dibutuhkan oleh mikro organismeatau menghambat enzim spesifik yang dibutuhkan untuk mmbantu menyusun dindingsel bakteri. Sedangkan, mekanisme yang dilakukan oleh protein yang dimilikioleh cacing tanah adalah dengan membuat poridi dinding sel bakteri. Hal ini menyebakan sitoplasma sel bakteri menjaditerpapar dengan lingkungan luar yang dapat mengganggu aktivitas dalam selbakteri dan menyebabkan kematian. Dengan cara ini, bakteri menjadi lebih susahuntuk menjadi resisten karena yang dirusak adalah struktur sel milik bakteriitu sendiri.


Manfaat
1.  Obat Menyembuhkan Berbagai Penyakit
1.1.  Obat  Thypus
Caranya agar cacing menjadi obattipes adalah dengan menggoreng cacing yang sudah dibersihkan tanpa menggunakanminyak (disangrai) sampai gosong. Setelah cacing tersebut gosong lalu ditumbukhingga menjadi serbuk

1.2.   Obat Demam
1.3.     Obat Pasca Stroke
1.4.     Obat  Lever
1.5.     Obat  Kolesterol.
1.6.     Obat  Diabetes
1.7.     Obat  Jantung
1.8.     Obat  Kanker
1.9.   Obat  DarahTinggi
1.10. Obat Penyumbatan Pembuluh Darah
1.11. Obat Kejan Ayan (Epilepsi)
1.12. Obat  Cacar Air
1.13. Obat  Rematik
1.14. Obat Diare

2.         Mengandung Zat Anti Biotik

Cacing mengandung zat anti biotik yang dapat menyembuhkan berbagai penyakitseperti diabetes, lever, jantung, kolesterol, kanker, caranya cukup mudah: 1,5kg cacing dijemur hingga kering dengan sinar matahari, setelah kering, makacacing ditumbuk halus.  Penggunaan :ambil 1 sendok makan di tambah 1 gelas air panas di aduk dan diminumhangat-hangat.

Adanya daya antibakteri dari protein hasil ekstrasi cacing tanah yang dapatmenghambat pertumbuhan bakteri gram negatif Escherichia coli, Shigelladysenterica, Staphylococcus aureus dan Salmonella thypi.

Secaraempiris, nenek atau ibu kita tanpa kita tahu mungkin memberikan ‘jamu cacing’saat kita demam atau diare. Dan ternyata penyakit kita … sembuh!! Hasilpenelitian terhadap cacing tanah menyebutkan bahwa senyawa aktifnya mampumelumpuhkan bakteri patogen, khususnya Eschericia coli penyebab diare.Bisik-bisik pengalaman nyata lain juga santer menyebutkan cacing bermanfaatuntuk menyembuhkan rematik, batu ginjal, dan cacar air.

3. Makanan Kesehatan (Healing Food)
Dibeberapa negara Asia dan Afrika, cacing tanah yang telah dibersihkan dandibelah kemudian dijemur hingga kering, lazim dijadikan makanan obat (healingfoods). Biasanya disangrai atau digoreng kering, disantap sebagai keripikcacing. Diduga kebiasaan menyantap cacing ini dapat membantu menekan angkakematian akibat diare di negara-negara miskin Asia-Afrika.

4. Bahan Baku Kosmetik
Dalamdunia moderen sekarang ini, senyawa aktif cacing tanah digunakan sebagai bahanobat. Bahkan, tak sedikit produk kosmetik yang memanfaatkan bahan aktiftersebut sebagai substrat pelembut kulit, pelembab wajah, dan antiinfeksi.

5.  Tonikum (Stimulan)
Sebagai produk herbal,  telah banyakmerek tonikum yang menggunakan ekstrak cacing tanah sebagai campuran bahanaktif.

Baikdalam bentuk segar maupun kering, si naga tanah ini di Korea diolah menjadi suppenyegar yang lazim disantap menjelang tidur, agar esok hari penyantapnya dapatbekerja penuh semangat. Setelah dibersihkan kotorannya melalui pengolahandengan teknik khusus, cacing tanah banyak dijual sebagai obat tradisional diKorea.


6.  Enzim Penghancur Gumpalan Darah
Do TatLoi, MD, PhD, direktur Hanoi National Institute of Pharmaceutical diVietnam, termasuh salah seorang penulis yang getol menyebarluaskan khasiatcacing tanah. Ba Hoang, MD, PhD, juga di Vietnam, yang berpraktek pengobatankonvensional dan pengobatan tradisional China, telah membuktikan efektivitascacing tanah untuk mengobati pasien-pasiennya yang mengidap stroke, hipertensi,penyumbatan pembuluh darah (arterosklerosis), kejang ayan (epilepsi),dan berbagai penyakit infeksi. Resep-resepnya telah banyak dijadikan obat patenuntuk pengobatan alergi, radang usus, dan stroke.

Kegunaancacing tanah sebagai penghancur gumpalan darah (fibrimolysis) telahdilaporkan oleh Fredericq dan Krunkenberg pada tahun 1920-an. Sayangnya,laporan tersebut tidak mendapat tanggapan memadai dari para ahli saat itu.Sesudah masa tersebut, Mihara Hisahi, peneliti dari Jepang, berhasilmengisolasi enzim pelarut fibrin dalam cacing yang bekerja sebagai enzimproteolitik. Karena berasal dari Lumbricus (cacing tanah), maka enzim tersebutkemudian dinamakan lumbrokinase.

CanadaRNA Biochemical, Inc. kemudian mengembangkan penelitian tersebut dan berhasilmenstandarkan enzim lumbrokinase menjadi obat stroke. Obat berasal daricacing tanah ini populer dengan nama dagang ” Boluoke”. Lazim diresepkanuntuk mencegah dan mengobati penyumbatan pembuluh darah jantung (ischemic)yang berisiko mengundang penyakit jantung koroner (PJK), tekanan darah tinggi(hipertensi), dan stroke.

Selamaini obat penghancur gumpalan darah uang banyak digunakan adalah aktivatorjaringan plasminogen (tissue-plasminogen activator, tPA) dan stretokinase.Padahal, kedua jenis obat tersebut daya kerjanya lambat. Selain itu,aspirin-pun sering digunakan untuk mencegah penggumpalan darah, sayangnyareaksinya terlalu asam bagi tubuh, sehingga banyak pengguna tidak tahan danberesiko mengakibatkan tukak lambung.

Penelitianterhadap khasiat cacing tanah sudah pernah dilakukan juga secara besar-besarandi China sejak tahun 1990, melibatkan tiga lembaga besar. Yakni Xuanwu Hospitalof Capital Medical College, Xiangzi Provicial People’s Hospital, dan XiangxiMedical College. Uji coba klinis serbuk enzim cacing tanah ini dilakukanterhadap 453 pasien pengderita gangguan pembuluh darah (ischemiccerebrovascular disease) dengan 73% kesembuhan total.  Sumber : www.terussehat.com

7. Meningkatkan Nafsu Makan

Cara Mendapatkan Cacing
Takheran bentuk hewan yang kecil dan licin ini akrab dikalangan anak - anakBangkalan. Anak - anak di Kecamatan Sujah Bangkalan, Madura kerap mencaricacing tanah untuk digunakan sebagai bahan jamu.

Fathur Ismail, adalah salah satunya. Anak kelasIII ini bersama teman - temannya mencari cacing tanah selepas sekolah. Denganbermodalkan air yang telah dicampur diterjen Fathur memulai perburuannya disebidang tanah yang berada di bawah pohon rindang.

Air diterjen digunakan untuk memancing cacingtanah keluar dari tanah. Cacing tanah yang diperoleh dibersihkan dengan caramengurutnya dengan tangan, setelah itu dibilas dengan air bersih. Hasil buruanFathur ini kemudian diolah menjadi jamu dengan cara ditumbuk dengan campurankunyit, daun asam muda dan air. Hasil tumbukan kemudian diperas dan dicampurdengan madu.

Rumiyati, seorang warga percayaramuan ini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hingga saat ini ramuancacing tanah masih menjadi salah satu obat alternatif yang diandalkan wargaBangkalan, Madura untuk menyembuhkan panas dalam.

Makhluk ini dipercaya muncul sekitar 120 jutatahun silam. Cacing sendiri sangat unik karena tidak punya kaki, tidak punyaotak dan paru-paru, tapi malah punya 5 jantung. Cacing juga termasuk satu darisedikit jenis binatang yang hermaprodit.

Mungkin bagi kebanyakan orang, cacing hanyaberguna sebagai umpan dalam memancing atau sekadar menyuburkan tanah, namunternyata cacing memiliki banyak kegunaan. Cacing yang terlihat menjijikkan ituternyata berpotensi besar sebagai bahan makanan. Cacing tanah mengandung banyakprotein, yang sangat diperlukan oleh tubuh. Beberapa sumber menyebut carapengolahan cacing adalah dengan memasukkan bersama tepung maizena selama 48jam, atau menyimpan di dalam freeze. Untuk menghilangkan lendirnya, cacingdirebus dengan air mendidih.

Suku Maori (New Zealand), Aborigin (Australia),Aztec, dan suku-suku primitif lain biasa memanggang cacing di atas api unggun,atau di bawah panas matahari sebelum menumbuknya sampai halus untuk dimakandengan roti.

Di dalam buku The Worm Book (1998), cacing tanahdisajikan sebagai menu yang lebih menarik, diantaranya : OatmealEarthworm-Raisin Muffins (muffin gandum rasa cacing tanah dengan kismis),Earthworm Meatloaf, & Caramel Earthworm Brownies. Di buku lain, UrbanWilderness: A Guidebook to Resourceful City Living (1979), Christopher Nyerges,sang pengarang, menyarankan untuk membalut cacing tanah dengan tepung, gorengdengan mentega sampai warnanya kecoklatan, campur dengan tumisan bawang danjamur, kemudian oleskan sour cream. Yang katanya enak. Untuk lebih menyakinkan,lebih baik kalian mencobanya sendiri.

Negeri Perancis, yang terkenal pakar mengolahbekicot menjadi makanan yang lezat, ternyata juga ahli memasak cacing tanah.Souffle Ver de Terre nama menunya. Ver de Terre artinya cacing tanah dalambahasa Perancis.

Di beberapa negara Asia dan Afrika, cacing tanahyang telah dibersihkan dan dibelah kemudian dijemur hingga kering, lazimdijadikan makanan obat. Pengolahannya dengan disangrai atau digoreng kering,kemudian disantap sebagai keripik cacing. Diduga kebiasaan menyantap cacing inimembantu menekan angka kematian akibat diare di negara-negara miskinAsia-Afrika. Beberapa penelitian tmembuktikan adanya daya antibakteri dariprotein hasil ekstrasi cacing tanah yang dapat menghambat pertumbuhan bakterigram negatif Escherichia coli, Shigella dysenterica, Staphylococcus aureus danSalmonella thypii.

Manfaat dan khasiatcacing tanah:
    Menyembuhkan Typus
    Menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh
    Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit
    Menurunkan tekanan darah tinggi (yang darah rendah gak turun)
    Meningkatkan nafsu makan (jadi rakus dong)
    Mengobati infeksi saluran pencernaan seperti typus, disentri, diare, serta gangguan perut lainnya seperti maag

Khasiat CacingSebagai Obat infeksi saluran pernapasan :

    Batuk, asma, influenza, bronchitis dan TBC.
    Mengurangi pegal-pegal akibat keletihan maupun akibat reumatik.
    Menurunkan kadar gula dalam darah penderita diabetes.
    Mengobati wasir, mengobati gatal-gatal (exim), alergi, luka dan sakit gigi.



Pengolahan
Proses pengolahan lumbricus rubellus,dilakukan dengan system higroscopy. Yaitu kandungan air cacing tanah diserapdengan menggunakan kain kasa. Berikit langkah-langkahnya :

1.  Cari cacing tanah merah yangbentuknya kecil – kecil, (cacing kruntel yang biasa digunakan untuk umpanmemancing ikan) dan bukan cacing yang hitam dan besar.

2.  Bersihkan dan pastikan sudahtidak ada unsur tanah atau kotoran lain, sekedar untuk menjaga higienisnyasaja.

3. Tuangkan air kira – kira 3 gelas untuk ukuran diminum 3 X sehari.

4. Masukkan cacing dan rebus hingga mendidih.`

5. Saring dan ambil airnya saja.

6. Dinginkan sebentar atau minumkan hangat –hangat


Cacing tanah dapat di konsumsi dengan berbagaicara. Menurut banyak sumber cara pengolahan cacing adalah dengan memasukkanbersama tepung maizena selama 48 jam, atau menyimpan di dalam freeze. Untukmenghilangkan lendirnya, cacing direbus dengan air mendidih.


Cara mengkonsumsi cacing tanah  :
Banyak cara  yang dilakukan untuk mengolah cacingtanah sebelum dikonsumsi :

    Seperti dengan merebusnya lalu diminum air rebusannya, bisa dicampur dengan gula, madu ataupun kunyit ( atau juga bisa diminum langsung).
    Dikeringkan (diopen , dijemur) lalu ditumbuk/digiling sampai halus dan dimasukkan dalam kapsul, atau disebut dengan pil cacing ( sudah banyak tersedia ditoko-toko obat/apotek).

Ataudimasak dan dijadikan lauk, dll.

Produk
Obat cacing yang sekarang beredar di pasarandikemas dalam berbagai kemasan. Kapsul dan pil adalah kemasan yang palingsering kita temui.

 1. Produk Pakan Ternak
Sebagai pakan burung dan ikan dapat dibuat pelet
2. Produk  Tepung Cacing
3.  ProdukBen Cao Gang Mu


Di RRC, Korea, Vietnam, dan banyak tempat lain di Asia Tenggara, cacingtahah terutama dari jenis Lumbricus spp, bisa digunakan sebagai obat sejakribuan tahun yang lalu. Cacing tanah telah dicantumkan dalam “Ben Cao GangMu”, buku bahan obat standar (farmakope) pengobatan tradisional China. DiChina, cacing tanah akrab disebut ‘naga tanah’. Nama pasaran cacingtanah kering di kalangan pedagang obat-obatan tradisional China adalah tilung kam

Bentuk ObatTifus dari Cacing Tanah
1). Pil Cacing
2). Kapsul Cacing
3). Extrak Cacing
4). Cacing yang Dikeringkan
5). Jus Cacing Tanah

source : all media (book N google)

Facebook